Mungkin kerja di belakang meja adalah kerja yang paling enak, tidak memikirkan keuntungan yang akan kita peroleh, pembagian deviden kepada pemegang saham, menjual suatu harga yang minimum namun mendapatkan laba yang maksimum, memperoleh konsumen yang banyak, dll. Di belakang meja hanya bertugas bagaimana cara kita bisa memajukan perusahaan yang menggaji kita, bagaimana cara kita bisa membuat perusahaan kita bisa mendapatkan laba yang maksimum dan kepercayaan kosumen tetap sama produk / jasa yang kita keluarkan. Tapi tidak selamanya dibelakang meja itu hanya kerja seperti itu dan enak. Malah menurut saya, keja dibelakang meja atau hanya sebagai karyawan itu lebih ribet dan susah kerjanya. Karena jadi karyawan malah jadi otak dan penggeraknya. Sedangkan kalau kita yang punya perusahaan atau kita yang berwirausaha sendiri, kita hanya menanti keuntungan berapa yang kita peroleh, produk kita perkembangannya seperti apa, kita hanya bertanggungjawab apa yang dilakukan oleh karyawan, serta kita pun bertanggungjawab kepada pemegang saham ( investor ) investasinya dipake apa saja sehingga kita mampu tidak mengembalikan uang mereka dengan laba kepada investasi yang dia berikan.
Dari perbandingan keuntungan yang di jabarkan. Menurut saya paling enak menjadi pemilik perusahaan. Karena apabila kita sudah menjadi sarjana, belum tentu ada lapangan pekerjaan yang dapat menerima kita menjadi salah satu karyawan mereka. Maka kita sebelum lulus pun harus memilki suatu pilihan yang kuat. Jaman sekarang yang paling enak adalah kita menjadi wirausaha. Apabila jadi wirausaha, kita tidak usah pergi dari pintu ke pintu. Maksudnya disini, kita lamar pekerjaan dari pintu ke pintu. Tidak enak, capek banget. Lebih baik jadi wirausaha. Kita hanya memikirkan siapa investor yang mau memberikan uangnya / sahamnya ke kita atau tidak. Mungkin itu buat perusahaan besar.
Dengan perusahaan kecil atau warung – warung kecil bisa ko mendapatkan dana buat suatu kewirausahaan. Caranya bisa meminta pinjaman kepada koperasi atau bank. Sekarang banyak ko bank – bank yang menawarkan suatu pinjaman kepada wirausaha kecil dengan bunga yang kecil. Wowww…. Amazing kan. Tidak hanya itu. Banyak ko dengan modal kecil, kita bisa membuat suatu wirausaha. Tanpa tenaga yang terlalu banyak menguras. Contohnya kita bisa berwirausaha di online shop. Banyak deh caranya kalau kita udah niat. Jangan terlalu memikirkan banyak keuntungan. Kita keuntungan sedikit tetapi pelanggan menyukai produk kita. Makanya tidak usah takut buat berwirausaha. Mari jadi wirausaha, banyak keuntungan yang akan kita dapatkan. Biarkan wirausaha menjadi pilihan buat kita. MENJADI SUATU TANTANGAN. Dengan tantangan tersebut menjadi suatu kecanduan dan kenikamatan bagi hidup kita. Karena kita terus berfikir buat bagaimana memajukan usaha kita. Jadi suatu kebiasaan. Wow.. kenikmatanlah menurut saya.