Ini menyangkut ringkasan dan pendapat yang saya buat :

Krisis Yunani bermula dari mata uang yang digunakan oleh Negara yunani, yaitu Euro yang digunakan oleh masyarakat Yunani sebagai alat tukar menukar, alat bertransaksi, alat untuk pembayaran setiap pembelian. Yunani merupakan  Euro Union yang termasuk dalam benua eropa yang menggunakan mata uang Euro.  Yang paling menyusahkan adalah mata uangnya bersifat global dan dipakai oleh Negara eropa lainnya.  Sehingga apabila salah satu Negara anggotanya mengalami krisis ekonomi / krisis moneter, maka akan mengalami krisis yang dapat diperkirakan negara-negara lain khususnya yang menggunakan mata uang Euro akan terkena efek dari krisis ini secara langsung sejalan dengan Domino effect Theory yang sering digunakan oleh banyak ekonom untuk menggambarkan penyebaran krisis ekonomi di seluruh dunia. Krisis mata uang ini sebagai “pisau” yang mungkin secara  perlahan – lahan bahkan mendadak bisa membunuh negaranya itu. Tidak hanya itu, Pemicu kedua yang dapat membuat kekrisisan di Yunani adalah bahwa pemerintahnya yang  mengeluarkan kebijakan untuk melakukan sinering terhadap gaji pegawai negeri, menaikkan beberapa jenis pajak, menunda dana pensiun, dan memangkas anggaran militer sebagai upaya meningkatkan cadangan devisa negaranya. Namun dengan kebijakan itu banyak para pejabat – pejabat atau masyarakat yang bekerja di kepemerintahan Yunani atau orang – orang yang berkuasa dan mempunyai pekerjaan lebih tinggi  yang menyelewengkan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat yunani. Semua dijadikan bahan buat korupsi baik dari bagian imigrasi, pajak, dokter, kelulusan sekolah, membangun rumah, dll apabila kita ingin mendapatkan semua fasilitas tersebut, maka kita harus menyerahkan amplop atau “buah tangan” untuk mereka – mereka. Dengan masalah yang terjadi, pemerintahnya dengan masyarakat sering terjadi konflik, banyak yang demo bahkan ada yang meninggal rakyatnya membuat Negara lain menjadi sulit untuk menjadi investor. Bahkan tidak hanya itu, perdagangan pun sulit dilakukan dikarenakan banyak Negara – Negara lain yang tidak mau menerima hasil yang dijual oleh Negara yunani (Ekspor). Dan Impornya lebih besar dibandingkan ekspornya. Sehingga dunia perdagangan pun mengalami defisit. Jadi terjadi banyak hutang dimana – mana yang dilakukan oleh Negara yunani dan tidak bisa diperpanjang lagi masa pembayaran hutangnya. Tidak hanya itu, cadangan devisa pun berkurang. Dengan banyak kehancuran di bagian keuangan yunani, Pendapatan Negara < Pengeluaran Negara menimbulkan konflik. Namun semua itu bisa dapat diatasi.

Menurut pendapat saya Yunani merupakan Negara yang terlalu di butakan oleh kekuasaan, uang, dan sifat keserakahan yang terlalu tinggi. Seandainya saja, pemerintahnya bersifat lebih tegas ( yang lebih diutamakan presidennya), apabila ada masyarakatnya menghalalkan segala cara untuk meraih uang ( euro ) dan menghalalkan semua cara untuk melakukan korupsi. Dengan ketegasan presidennya, pasti para bawahannya pun akan turut mengikuti dari atasannya. Karena presiden merupakan kepala bahkan motor dari suatu Negara. Negara Yunani masuk ke salah satu Negara yang rakyatnya sering melakukan korupsi. Apabila masih saja melakukan korupsi, maka Negara yunani harus membuat suatu hukum yang kuat. Baik hukum politik maupun hukum agama. Itu semua harus dilaksanakan dengan rasa yang penuh ketegasan. Jangan sampai mudah tergoyahkan oleh apapun, demi kemajuan Negara yunani sendiri. Masyarakat Yunani pun harus saling bergotong royong dan saling membantu untuk mematuhi peraturan dan saling mengingatkan sesama masyarakat untuk tidak terlalu serakah terhadap kekuasaan dan uang. Dan tekankan dalam diri untuk memngembangkan serta memperbaiki keadaan yunani baik dari segi ekonomi, politik, hubungan luar negeri, dll. Dengan ada andil rakyat yang bekerja sama dengan pemerintahnya, saya yakin yunani dapat menjadi Negara yang baik dan makmur. Selain itu, menurut saya yunani membuat mata uang sendiri atau digantikan dengan poundsterling. Sehingga apabila terjadi krisis, maka yunani pun tidak terlalu mengalami kerugian yang terlalu tinggi di berbagai pihak baik ekspor, impor dan perdagangan. Karena Yunani adalah Negara yang hebat dalam perdagangan. Makanya pergunakan kehebatan yang pernah dilakukan oleh leluhur Negara Yunani. Selain itu juga mungkin kepemerintahan dan rakyatnya bisa berkaca bahkan bisa mengikuti jejak leluhurnya yang hebat dalam mengatasi masalah perekonomian, dengan cara mengikuti cara – cara para leluhur tersebut. Dan selain itu menurut saya, yunani membutuhkan suntikan dana (investor) atau dana talangan. Mungkin dengan kekorupsian yunani yang terlalu tinggi banyak investor yang tidak siap memberikan suntikan dana. Mungkin IMF ( Negara – Negara yang masuk kedalam IMF ) bisa memberikan suntikan dana. Karena Yunani sangat membutuhkan bantuan dari berbagai pihak.

Refrensi : ( makasih atas refrensinya )

*1Tren Plaegov, “Budaya Korupsi Akar kebangkrutan Yunani,”artikel diakses pada 15 Mei 2010 dari http://plazaegov.blogspot.com
*2Purwati.”Yunani Oh Yunani,” artikel diakses pada 16 Mei 2010 dari http://purwati- ningyogya.com
*3Arthur Nussbaum, Sedjarah Hukum internasional (Bandung: Tjika Pundung, 1970), h. 194
*4 http://www1.voanews.com.
*5 “Antisipasi Diakses tanggal 7 mei 2010 Krisis Yunani” Riau Pos, 13 Mei 2010, h.1.

* Oleh: Ardhy Dinata Sitepu

http://diplomatmudahiuinsyarifhidayatullah.blogspot.com/2010/11/krisis-keuangan-yunani-penyebab-dan.html

Nama              :  Claudia Paskah RS

Kelas              :  3EB01

NPM               : 21209225

Tulisan          :  Bahasa Indonesia 2