Didalam manusia terdapat suatu pikiran dan perasaan. Terkadang manusia sulit untuk menemukan dari perbedaan pikiran dan perasaan. Pikiran dan perasaan terbagi menjadi 2, yaitu : positif dan negative. Namun dalam kehidupan manusia sisi negative baik itu pikiran maupun perasaan yang sulit untuk dibedakan. Negative itu berupa penyakit besar dalam hidup manusia. Terdapat dua penyakit besar yaitu sakit pikiran dan sakit hati. Kedua penyakit ini akan dengan mudah membuat seseorang masuk kedalam keterpurukan yang tiada ujung, orang akan menjadi statis dan cenderung tidak menghargai dirinya sendiri, apalagi orang lain dan lingkungan. Sebaiknya kita harus mau untuk mempelajari solusi dalam menuntaskan dua penyakit besar ini. Selayaknya penyakit flu yang terdapat di dalam tubuh, kita sebagai manusia pasti segera langsung menuntaskan penyakit flu tersebut. Jadi penyakit mental ini pun harus dituntaskan. Kerena dua penyakit ini juga akan merusak mental, kegiatan kita sehari – hari, dll. Solusi terbaik dalam menyelesaikan atau menyembuhkan dua penyakit besar ini adalah terlebih dahulu apabila kita menemukan suatu masalah maka kita harus berpikir positif , berpikir positif ini bertujuan untuk mengingatkan kepada kita adanya sebuah bahaya yang tidak kasat mata tersebut, namun dapat memberikan sebuah efek yang besar.

Untuk sebagian besar dari kita, berpikir negatif mungkin sudah menjadi bagian dari diri. Ketika hal-hal tidak sesuai rencana, kita dengan mudah merasa depresi dan tidak bisa melihat sisi baik dari kejadian tersebut.

Berpikiran negatif tidak membawa kemana-mana, kecuali membuat perasaan tambah buruk, yang lalu akan berakibat performa kita mengecewakan. Hal ini bisa menjadi lingkaran yang tidak berujung. Jessica P menyarankan sembilan teknik untuk mencegah dan mengatasi pikiran negatif yang adalah sebagai berikut:

1. Hidup Disaat Ini.
Memikirkan masa lalu atau masa depan adalah hal yang sering membuat kita cemas. Jarang sekali kita panik karena kejadian masa sekarang. Jika Anda menemukan pikiran anda terkungkung dalam apa yang telah terjadi atau apa yang belum terjadi, ingatlah bahwa hanya masa kini yang dapat kita kontrol.

2. Katakan Hal Positif Pada Diri Sendiri
Katakan pada diri anda bahwa anda kuat, anda mampu. Ucapkan hal tersebut terus-menerus, kapanpun. Terutama, mulailah hari dengan mengatakan hal positif tentang diri sendiri dan hari itu, tidak peduli jika hari itu anda harus mengambil keputusan sulit ataupun anda tidak mempercayai apa yang telah anda katakan pada diri sendiri.

3. Percaya Pada Kekuatan Pikiran Positif
Jika anda berpikir positif, hal-hal positif akan datang dan kesulitan-kesulitan akan terasa lebih ringan. Sebaliknya, jika anda berpikiran negatif, hal-hal negatif akan menimpa anda. Hal ini adalah hukum universal, seperti layaknya hukum gravitasi atau pertukaran energi. Tidak akan mudah untuk mengubah pola pikir anda, namun usahanya sebanding dengan hasil yang bisa anda petik.

4. Jangan Berdiam Diri.
Telusuri apa yang membuat anda berpikiran negatif, perbaiki, dan kembali maju. Jika hal tersebut tidak bisa diperbaiki lagi, berhenti mengeluh dan menyesal karena hal itu hanya akan menghabiskan waktu dan energi anda, juga membuat anda merasa tambah buruk. Terimalah apa yang telah terjadi, petik hikmah/pelajaran dari hal tersebut, dan kembali maju.

5. Fokus Pada Hal-hal Positif.
Ketika kita sedang sedang berpikiran negatif, seringkali kita lupa akan apa yang kita miliki dan lebih berfokus pada apa yang tidak kita miliki. Buatlah sebuah jurnal rasa syukur. Tidak masalah waktunya, tiap hari tulislah lima enam hal positif yang terjadi pada hari tersebut. Hal positif itu bisa berupa hal-hal besar ataupun sekadar hal-hal kecil seperti ‘hari ini cerah’ atau ‘makan sore hari ini menakjubkan’. Selama anda tetap konsisten melakukan kegiatan ini, hal ini mampu mengubah pemikiran negatif anda menjadi suatu pemikiran positif. Dan ketika anda mulai merasa berpikiran negatif, baca kembali jurnal tersebut.

6. Bergeraklah / Action
Berolahraga melepaskan endorphin yang mampu membuat perasaaan anda menjadi lebih baik. Apakah itu sekadar berjalan mengelelingi blok ataupun berlari sepuluh kilometer, aktifitas fisik akan membuat diri kita merasa lebih baik. Ketika anda merasa down, aktifitas olahraga lima belas menit dapat membuat anda merasa lebih baik.

7. Hadapi Rasa Takut Anda
Perasaan negatif muncul dari rasa takut, makin takut anda akan hidup, makin banyak pikiran negatif dalam diri anda. Jika Anda takut akan sesuatu, lakukan sesuatu itu. Rasa takut adalah bagian dari hidup namun kita memiliki pilihan untuk tidak membiarkan rasa takut menghentikan kita.

8. Coba Hal-hal Baru
Mencoba hal-hal baru juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Dengan mengatakan ya pada kehidupan anda membuka lebih banyak kesempatan untuk bertumbuh. Jauhi pikiran ‘ya, tapi…’. Pengalaman baru, kecil atau besar, membuat hidup terasa lebih menyenangkan dan berguna.

9. Ubah Cara Pandang
Ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik, cari cara untuk melihat hal tersebut dari sudut pandang yang lebih positif. Dalam setiap tantangan terdapat keuntungan, dalam setiap keuntungan terdapat tantangan.

Berikut beberapa pegangan singkat agar hidup dan kehidupan kita tetap selalu bermakna:
– Perhiasan yang terindah adalah kerendahan hati
– Kasih yang teruji adalah kesetiaan
– Kekayaan yang terbesar adalah kebijaksanaan
– Harta yang terbaik adalah kejujuran
– Senjata yang terkuat adalah kesabaran
– Pengaman yang terpenting adalah Iman
– Obat yang manjur adalah doa

KESIMPULAN dari saya, yaitu : didalam diri manusia memang ada pikiran negative, itu terjadi karena ia merasa kurang dari orang lain, terpengaruh dari orang lain, dan merasa bahwa dirinya tidak ada istimewanya sama sekali. Namun, agar cita2 dan tujuan yang kita inginkan tercapai, kita harus memiliki pikiran positif. Otak dan semua bagian dalam tubuh kita harus di “doktrin untuk berfikir positif. Karena dengan seperti itu kita bisa melakukan tujuan yang ingin kita capai dapat berjalan dengan baik dan senang hati.

REFRENSI : http://www.google.com

NAMA : CLAUDIA PASKAH RS
KELAS : 2 EB 01
NPM : 21209225
JENIS : TULISAN