USAHA UNTUK MEMAJUKAN KOPERASI

Jika saya menjadi presiden, Usaha yang saya lakukan dalam memajukan Koperasi di Indonesia, yaitu :

1. Skala Usaha Koperasi  Harus Layak Secara Ekonomi

Pendapatan anggota, pengurus, serta consumen yang terlibat dalam kegiatan koperasi sangat diperlukan dalam menentukan skala usaha Koperasi.  Dengan pendapatan tersebut, dapat ditinjau kelayakan bisnis koperasi dapat berjalan secara layak atau tidak layak. Pendapatan tersebutlah menjadi tolak ukur dalam usaha / pemasukan/ penerimaan koperasi yang akan berjalan.  Skala Usaha  Koperasi layak atau tidaknya juga dapat ditinjau dari penjumlahan keseluruhan transaksi yang dilakukan oleh para anggotanya. Transaksi tersebut menghasilkan suatu volume penjualan yang mampu mendapatkan pemasukan bagi koperasi tersebut sehingga layak secara ekonomi. Dimana hal ini ditentukan oleh rata – rata tingkat pendapatan atau skala kegiatan ekonomi.

2. Harus Memiliki Cakupan Kegiatan Yang Menjangkau Kebutuhan Masyarakat Luas

Disini koperasi harus memiliki kegiatan yang mampu mengajak / mengundang masyarakat agar tertarik ingin mengikuti kegiatan  yang akan diadakan oleh Koperasi. Salah satu contohnya adalah kegiatan kredit atau simpan pinjam. Dengan melakukan kredit, Pengusaha Kecil dan Menengah yang terbatas Modalnya dapat melakukan kredit guna memperlancar usahanya. Sehingga usaha yang dilakukan pengusaha tersebut dapat berjalan dan berkembang serta tidak mengalami kebangkrutan. Disini juga, koperasi dalam meminjam tidak boleh meminjamkan dengan bunga yang tinggi. Sehingga masyarakat menjadi takut untuk berhubungan dengan koperasi. Koperasi juga menanamkan kepada masyarakat tentang pemahaman bahwa system kredit tidak selalu dengan bunga yang mencekik leher ( besar ). Dengan system kredit tersebut dapat menumbuhkan koperasi ke arah yang lebih baik dan maju.

3. Pendidikan Dan Peningkatan Teknologi Menjadi Kunci Untuk Meningkatkan Kekuatan Koperasi.

Disini maksud dari pendidikan dan peningkatan teknologi adalah dengan cara memberikan penyuluhan kepada siswa – siswi / generasi muda yang akan melanjutkan tongkat dalam memajukan koperasi. Penyuluhan tersebut membahas tentang pengertian koperasi sebenarnya, manfaat koperasi sebenarnya, dan keuntungan koperasi sebenarnya dalam kehidupan masyarkat luas. Selain memberikan penyuluhan, siswa – siswi juga diberikan pelatihan / praktek. Dengan pelatihan / praktek tersebut, siswa – siswi lebih mengenal serta lebih mengerti dalam bekerja di Koperasi. Bukan hanya pendidikan dalam koperasi sebagai penunjang untuk mengenal koperasi kepada siswa – siswi di sekolah, tetapi teknologi juga dapat mengembangkan koperasi menjadi lebih baik dengan cara mengikuti kemajuan teknologi yang sudah sangat berkembang. Sehingga koperasi pun tidak tertinggal dan manajemen koperasi menjadi jauh lebih baik lagi. Jadi pendidikan dan teknologi merupakan kunci kekuatan untuk meningkatkan Koperasi.

4. Merekrut Pekerja – Pekerja Indonesia Yang Berkualitas Dan Berpendidikan.

Di zaman sekarang sangat sulit mendapatkan pekerja – pekerja yang berkualitas dan berpendidikan. Karena dengan pekerja yang berkualitas dan berpendidikan kepengurusan manajemen koperasi jauh lebih terkendali. Untuk mendapatkan pekerja – pekerja yang berkualitas dan berpendidikan, kepengurusan koperasi sebelumnya harus mempunyai criteria – criteria yang layak untuk menjadi anggota koperasi. Dengan criteria – criteria tersebut, pengurus mempunyai tolak ukur untuk dapat mengurus koperasi dengan baik. Selain criteria – criteria tersebut, pemerintah juga dapat membantu koperasi dalam merekrut pekerja yang berkompeten.

Refrensi :

http://www.smecda.com/deputi7/file_makalah/PAS.SURUT.PERK.KOPERASI-Yog.htm

Nama  : Claudia Paskah R.S.

Kelas   : 2 EB 01

Npm    : 21209225

Jenis    : Tugas Ekonomi Koperasi